LATEST

1712, 2018

Coalruption – Elite Politik dalam Pusaran Bisnis Batu bara

Meskipun Joko Widodo telah menyatakan secara terbuka bahwa “tanpa pengelolaan yang benar, cadangan batubara Indonesia hanya dapat bertahan selama 83 tahun ke depan” dan “kita harus menuntut penggunaan sumber daya secara bertanggung jawab”, aksi politiknya dan kebijakannya tidak menunjukkan adanya perubahan dari sikap business as usual.

Press Release
1810, 2018

Kembalikan Marwah Penegakan Hukum

Presiden, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Polri harus bersama-sama mengembalikan kredibilitas penegakan hukum dan menjaga semangat pemberantasan korupsi. Hal ini menyikapi dugaan perusakan Barang Bukti (BB) di KPK yang melibatkan dua orang mantan penyidik KPK dari Kepolisian bernama Roland Ronaldy dan Harun.

2809, 2018

Pendaftaran Dibuka: Klub Jurnalis Investigasi Bersama Auriga & Tempo Institute

Klub Jurnalis Investigasi merupakan inisiasi dari Auriga bersama Tempo Institute untuk mengatasi persoalan kualitas berita melalui pembelajaran dan praktik investigasi. Klub ini khusus dibuka bagi jurnalis aktif yang berbasis di Jakarta dan memiliki ketertarikan besar terhadap jurnalisme investigasi, terutama dalam sektor sumber daya alam (SDA). Jurnalis yang terpilih nantinya akan menjadi anggota sekaligus pengelola Klub Jurnalis Investigasi.

Press Release
1909, 2018

Gerakan #BersihkanIndonesia Tantang Dua Pasang Capres-Cawapres #BersihkanIndonesia

Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi”. Selama ini, Indonesia tidak memiliki komitmen yang kuat dalam melakukan transisi energi yang berkeadilan dan melepaskan ketergantungan sistem energi dan ketenagalistrikannya terhadap energi fosil.

1508, 2018

Beli Kayu Deforestasi Djarum Group di Kalimantan Timur, APP dan APRIL Langgar Komitmen Zero Deforestation

Asia Pulp & Paper (APP) dan Asia Pacific Resources International Holdings Limited (APRIL) masih membeli kayu dari perusahaan yang menebang hutan alam, sebagaimana terlihat dalam laporan realisasi pemenuhan bahan baku industri yang tercatat di sistem resmi pemerintah, atau biasa disebut Rencana Pemenuhan Bahan Baku Industri (RPBBI) Online. Kedua grup ini terindikasi membeli kayu dari dua perusahaan pemegang izin konsesi HTI di Kalimantan Timur.

Working Paper
3005, 2018

Tapi, buka dulu topengmu

Pada tahun 2015, setelah bencana kebakaran hutan dan lahan gambut yang terjadi di Indonesia, Asia Pulp & Paper (APP) – produsen pulp dan kertas terbesar di Indonesia – membantah memiliki maupun mengendalikan dua perusahaan hutan tanaman industri (HTI) di Pulau Sumatera yang mengalami kebakaran parah, yaitu PT Bumi Mekar Hijau dan PT Sebangun Bumi Andalas Wood Industries. Meski mengakui bahwa kedua perusahaan tersebut memasok serat kayu (wood fiber) ke pabrik pulp (pulp mills) miliknya, APP menyatakan kedua perusahaan “dimiliki dan dioperasikan secara independen.” Padahal analisis mendalam terhadap dokumen resmi profil perusahaan mengindikasikan adanya keterkaitan erat dengan Sinar Mas Grup, konglomerasi induk APP.

LIHAT LAINNYA

WHAT WE DO

Untuk mencapai tujuan kami, kami memusatkan pada beberapa isu penting lingkungan Indonesia dan sumber daya alam. Saat ini kami bekerja dalam empat lingkup utama: kehutanan, kelapa sawit, iklim dan energi, dan satwa liar.

PUBLIKASI

LIHAT LAINNYA

TENTANG KAMI

Auriga adalah sebuah organisasi non-pemerintah Indonesia yang bergerak dalam upaya untuk melestarikan sumber daya alam Indonesia dan lingkungan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Untuk mencapai tujuan kami, kami terus melakukan penelitian investigasi, perubahan kebijakan mendorong sumber daya yang lebih baik alam dan tata kelola lingkungan, serta melakukan advokasi melalui mekanisme hukum. Organisasi kami menyambut semua orang dari mana saja untuk bekerja dengan kami, terutama mereka yang memiliki ide dan visi yang sama seperti kita.

TELUSURI LEBIH LANJUT