1110, 2019

Grup APRIL dan APP Tetap Memasok Kayu dari Sumber Kontroversial yang Dimiliki Grup Djarum pada 2018

Koalisi Anti Mafia Hutan merilis laporan temuan pelanggaran komitmen zero-deforestation oleh dua raksasa penghasil pulp dan kertas di Indonesia—grup Asia Pulp & Paper (APP)/Sinarmas dan Asia Pacific Resources International Limited (APRIL). Dua grup tersebut, pada 2018 kembali memasok bahan baku kayu dari sumber kontroversi yang dimiliki oleh salah satu perusahaan Grup Djarum.

2602, 2019

Bukan informasi rahasia, RKU dan RKT HPH/HTI dapat diakses publik

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Yayasan Auriga Nusantara (Auriga) menyetujui isi mediasi yang ditawarkan Komisi Informasi Pusat (KIP) perihal sengketa informasi publik dengan nomor register 040/V/KIP-PS/2018. Isi mediasi pada intinya adalah (1) dalam waktu selambat-lambatnya 14 hari sejak putusan hasil mediasi dibacakan oleh Majelis Komisioner, yaitu pada tanggal 25 Februari 2019, KLHK akan memenuhi informasi yang diminta oleh Yayasan Auriga Nusantara, dan (2) biaya atas perolehan informasi tersebut dibebankan kepada Yayasan Auriga Nusantara.

1712, 2018

Coalruption – Elite Politik dalam Pusaran Bisnis Batu bara

Meskipun Joko Widodo telah menyatakan secara terbuka bahwa “tanpa pengelolaan yang benar, cadangan batubara Indonesia hanya dapat bertahan selama 83 tahun ke depan” dan “kita harus menuntut penggunaan sumber daya secara bertanggung jawab”, aksi politiknya dan kebijakannya tidak menunjukkan adanya perubahan dari sikap business as usual.

1810, 2018

Kembalikan Marwah Penegakan Hukum

Presiden, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Polri harus bersama-sama mengembalikan kredibilitas penegakan hukum dan menjaga semangat pemberantasan korupsi. Hal ini menyikapi dugaan perusakan Barang Bukti (BB) di KPK yang melibatkan dua orang mantan penyidik KPK dari Kepolisian bernama Roland Ronaldy dan Harun.

2809, 2018

Pendaftaran Dibuka: Klub Jurnalis Investigasi Bersama Auriga & Tempo Institute

Klub Jurnalis Investigasi merupakan inisiasi dari Auriga bersama Tempo Institute untuk mengatasi persoalan kualitas berita melalui pembelajaran dan praktik investigasi. Klub ini khusus dibuka bagi jurnalis aktif yang berbasis di Jakarta dan memiliki ketertarikan besar terhadap jurnalisme investigasi, terutama dalam sektor sumber daya alam (SDA). Jurnalis yang terpilih nantinya akan menjadi anggota sekaligus pengelola Klub Jurnalis Investigasi.

1909, 2018

Gerakan #BersihkanIndonesia Tantang Dua Pasang Capres-Cawapres #BersihkanIndonesia

Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi”. Selama ini, Indonesia tidak memiliki komitmen yang kuat dalam melakukan transisi energi yang berkeadilan dan melepaskan ketergantungan sistem energi dan ketenagalistrikannya terhadap energi fosil.

1508, 2018

Beli Kayu Deforestasi Djarum Group di Kalimantan Timur, APP dan APRIL Langgar Komitmen Zero Deforestation

Asia Pulp & Paper (APP) dan Asia Pacific Resources International Holdings Limited (APRIL) masih membeli kayu dari perusahaan yang menebang hutan alam, sebagaimana terlihat dalam laporan realisasi pemenuhan bahan baku industri yang tercatat di sistem resmi pemerintah, atau biasa disebut Rencana Pemenuhan Bahan Baku Industri (RPBBI) Online. Kedua grup ini terindikasi membeli kayu dari dua perusahaan pemegang izin konsesi HTI di Kalimantan Timur.

3005, 2018

Tapi, buka dulu topengmu

Pada tahun 2015, setelah bencana kebakaran hutan dan lahan gambut yang terjadi di Indonesia, Asia Pulp & Paper (APP) – produsen pulp dan kertas terbesar di Indonesia – membantah memiliki maupun mengendalikan dua perusahaan hutan tanaman industri (HTI) di Pulau Sumatera yang mengalami kebakaran parah, yaitu PT Bumi Mekar Hijau dan PT Sebangun Bumi Andalas Wood Industries. Meski mengakui bahwa kedua perusahaan tersebut memasok serat kayu (wood fiber) ke pabrik pulp (pulp mills) miliknya, APP menyatakan kedua perusahaan “dimiliki dan dioperasikan secara independen.” Padahal analisis mendalam terhadap dokumen resmi profil perusahaan mengindikasikan adanya keterkaitan erat dengan Sinar Mas Grup, konglomerasi induk APP.

805, 2018

Berita buruk bagi lingkungan: berkomplotnya mafia peradilan dengan korporasi perusak hutan?

Putusan Perkara Nomor: 16/Pdt.G/2017/PN. Mbo yang diketuai oleh Hakim Said Hasan tidak hanya patut diduga telah mencederai tujuan hukum tetapi dapat menjadi “kegaduhan baru” dalam jagat hukum di Indonesia, dan tentunya akan menjadi preseden buruk bagi perkara perusakan lingkungan yang dilakukan oleh korporat.

1403, 2018

KPK Perlu Serius Menuntut Kerugian Lingkungan dan Kejahatan Korporasi Dari Kasus Nur Alam

Jakarta, 14 Maret 2018 – Tuntutan kasus Nur Alam memperlihatkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi masih belum serius menangani kasus korupsi yang menyebabkan kerusakan lingkungan. Dengan materi di persidangan yang sudah terang, seharusnya KPK mununtut Nur